DISTRIBUSI SAMPLING (Distribusi Penarikan Sampel)

Bidang Inferensia Statistik membahas generalisasi/penarikan kesimpulan dan prediksi/ peramalan.
Generalisasi dan prediksi tersebut melibatkan sampel/contoh, sangat jarang   menyangkut populasi.
Sensus = pendataan setiap anggota populasi 

Sampling = pendataan sebagian anggota populasi = penarikan contoh = pengambilan  sampel

Sampel yang baik    ®    Sampel yang representatif

Besaran/ciri sampel (Statistik Sampel) memberikan gambaran yang tepat mengenai besaran ukuran populasi (Parameter Populasi)

Sampel yg baik diperoleh dengan memperhatikan hal-hal berikut :

1.    keacakannya (randomness)

2.    ukuran

3.    teknik penarikan sampel (sampling) yang sesuai dengan kondisi atau sifat populasi


Sampel Acak = Contoh Random ® dipilih dari populasi di mana setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama terpilih menjadi anggota ruang sampel.

BEBERAPA TEKNIK PENARIKAN SAMPEL :

1.                  Penarikan Sampel Acak Sederhana (Simple Randomized Sampling) Pengacakan dapat dilakukan dengan : undian, tabel bilangan acak, program komputer.

 

2.                  Penarikan Sampel Sistematik (Systematic Sampling)

Tetapkan interval lalu pilih secara acak anggota pertama sampel

 

Contoh :           Ditetapkan interval = 20

Secara acak terpilih : Anggota populasi ke-7 sebagai anggota ke- 1 dalam sampel, maka :

Anggota populasi ke-27 menjadi anggota ke-2 dalam sampel Anggota populasi ke-47 menjadi anggota ke-3 dalam sampel, dst.

 

3.      Penarikan Sampel Acak Berlapis (Stratified Random Sampling)

Populasi terdiri dari beberapa kelas/kelompok. Dari setiap kelas diambil sampel secara acak.

seperti : 

Antar Kelas bersifat (cenderung) berbeda nyata (heterogen). Anggota dalam suatu kelas akan (cenderung) sama (homogen).


Contoh :

Dari 1500 penumpang KA (setiap kelas memiliki ukuran yang sama) akan diambil 150 orang sebagai sampel, dilakukan pendataan tentang tingkat kepuasan, maka  sampel acak dapat diambil dari :

Kelas Eksekutif            : 50 orang Kelas Bisnis                           : 50 orang

Kelas Ekonomi            : 50 orang


4.                  Penarikan Sampel Gerombol/Kelompok (Cluster Sampling) Populasi juga terdiri dari beberapa kelas/kelompok

Sampel yang diambil berupa kelompok bukan individu anggota

seperti :

Antar Kelas bersifat (cenderung) sama (homogen). Anggota dalam suatu kelas akan (cenderung) berbeda (heterogen).


Contoh :

Terdapat 40 kelas untuk tingkat II Jurusan Ekonomi-GD, setiap kelas terdiri dari 100 orang.  Populasi  mahasiswa kelas 2, Ekonomi-UGD = 40 ´ 100 = 4000.

Jika suatu penelitian dilakukan pada populasi tersebut dan sampel yang diperlukan = 600 orang, dilakukan pendataan mengenai lama waktu belajar per hari maka sampel dapat diambil dari 6 kelas. Dari 40 kelas, ambil secara acak 6

kelas.


5.                  Penarikan Sampel Area (Area Sampling) Prinsipnya sama dengan Cluster Sampling.

Pengelompokan ditentukan oleh letak geografis atau administratif.

Contoh : Pengambilan sampel di daerah JAWA BARAT, dapat dilakukan dengan memilih secara acak KOTAMADYA tempat pengambilan sampel, misalnya terpilih, Kodya Bogor, Sukabumi dan Bandung.


 Sampel acak menjadi dasar penarikan sampel lain.Selanjutnya akan  menyangkut Penarikan Sampel Acak.

 

Penarikan Sampel Acak dapat dilakukan dengan 2 cara  

1. Penarikan sampel tanpa pemulihan/tanpa pengembalian  :  setelah didata, anggota sampel tidak dikembalikan ke dalam ruang sampel 

2. Penarikan sampel dengan pemulihan : bila setelah didata, anggota sampel  dikembalikan ke dalam ruang sampel.

• Berdasarkan Ukurannya, maka sampel dibedakan menjadi  :

Sampel Besar  jika ukuran sampel (n) ≥ 30

Sampel Kecil  jika ukuran sampel (n) < 30


DISTRIBUSI SAMPLING RATA-RATA

Beberapa notasi :

n          : ukuran sampel                       N         : ukuran populasi

x         : rata-rata sampel                     m          : rata-rata populasi

s          : standar deviasi sampel          s          : standar deviasi populasi

mx         : rata-rata antar semua sampel

s x        : standar deviasi antar semua sampel = standard error = galat baku


Distribusi Sampling Rata-rata terdiri dari

  • Distribusi Sampling Rata Rata Sampel Besar
  • Distribusi Sampling Rata Rata Sampel Kecil
  • Distribusi Sampling Bagi Beda 2 Rata Rata


Komentar